0 2 min 4 mths

Warga Solo perlu bersiap hadapi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berjalan pada 11 Januari sampai 25 Januari 2021
Selama dua pekan, penduduk perlu menunda kebiasaannya wedangan di warung angkringan favorit pada malam hari.
Pemerintah Kota Solo udah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Solo no 067/036 yang berisi aturan mengenai pelaksanaan PPKM. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut menerbitan SE Wali Kota itu merupakan pelaksanaan dari instruksi pemerintah pusat didalam penerapan PSBB di Jawa dan Bali.Bandar Bola
“Langkah ini diambil alih bersama pertimbangkan peningkatan penyebaran COVID-19,” kata Rudyatmo, Sabtu (09/01). Pihaknya perlu melakukan pembatasan kegiatan penduduk agar penyebaran wabah sanggup ditekan.
Dalam edaran tersebut, Pemkot Solo menghambat operasional kegiatan warung makan, kuliner, pedagang kaki lima, restoran sampai warung angkringan. “Tetap boleh buka, maksimal sampai jam 19.00 WIB,” katanya.
Meski boleh membuka pagi sampai petang, pihaknya menghendaki agar area bisnis itu kurangi kapasitas area duduk sampai tinggal 25 persen dari kapasitas area duduk. Konsumen didorong untuk membeli makanan bersama dibungkus dan dibawa pulang.
Rudyatmo mengakui langkah itu akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Meski demikian langkah itu selamanya perlu diambil alih lantaran udah menjadi kebijakan pemerintah. “Yang tentu semua tetap sanggup berjualan, hanya dibatasi saja,” katanya.
Dalam SE Wali Kota Solo itu, area bisnis bersifat area hiburan, warnet dan sarana olahraga perlu tutup sepanjang pelaksanaan PPKM. Sedangkan pusat membeli dan pasar tradisional selamanya boleh membuka bersama jam operasional yang diatur. Sedangkan anak berusia di bawah 15 tahun, wanita hamil dan orang lanjut usia tidak boleh memasuki pasar dan pusat belanja.
Di Kota Solo, wedangan di warung angkringan pada malam hari menjadi normalitas penduduk sekitar. Warung angkringan tersebar di sudut-sudut kampung. Sebagian besar menawarkan makanan khas penduduk perkampungan, seperti nasi bandeng, aneka gorengan sampai jajanan pasar seperti jadah bakar, sate usus dan beraneka kudapan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *