Anak Desa Jadi Juara
0 6 min 1 mth

Anak Desa Jadi Juara Kompetisi DJ Nasional – Namanya Aqilla Khansa Satriani( 14). Wanita anak muda asal lereng Gunung Delman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu mau mematahkan stigma minus mengenai pemusik disk jockey( DJ) yang senantiasa sama dengan” bumi malam” serta pergaulan leluasa.

Anak Desa Jadi Juara Kompetisi DJ NasionalAnak Desa Jadi Juara

Qilla—panggilan akrabnya—membuktikan kalau seseorang DJ dapat berprestasi, membanggakan keluarga apalagi wilayah, sampai ke kancah nasional.

Baca Juga : Sejarah Duo DJ Beauz Internasional This Is Indonesia

Selaku data, Qilla terkini saja memenangi pertandingan nada pada Minggu Anak muda Nasional tahun 2020 jenis daya cipta anak muda jenis DJ, yang diselenggarakan oleh Departemen Anak muda serta Berolahraga( Kemenpora) RI.

Film Qilla yang lagi memainkan nada pula lagi jadi dialog warganet di alat sosial sebagian durasi terakhir.

Pada film itu, Qilla membereskan lagu- lagu nasional serta wilayah dengan nada beat tempo kilat.

Menariknya lagi, Qilla tampak di tengah jalur selangkah pedesaan serta menggunakan pakaian adat Kalimantan tanah kelahirannya.

” Sepanjang ini memanglah DJ itu terkesan enggak bagus, luang sih( dicibir), sangat sahabat, Qilla kalian DJ, berarti kalian senang gitu- gitu betul. Betul aku jawab, Betul, enggak seluruh seperti gitu,” ucap Qilla, ditemui di rumahnya di Desa Clowok, Dusun Jambewangi, Kecamatan Paku, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat( 20/ 8/ 2021).

” Tetapi namanya sahabat, kan terdapat senantiasa ngeyel. Sangat Qilla jika dah kesel, bilang aja, Sok ketahui,” lanjutnya.

Anak anak pertama dari pendamping Agus Ajaran( 38) serta Ning Winarti( 36) itu berkata, jadi DJ tidak senantiasa wajib tampak di kelab- kelab malam serta berpakaian terbuka.

Terdapat banyak pertandingan pertandingan tingkatan wilayah, nasional, apalagi bumi, yang dapat jadi media anak belia muncul keahlian.

Qilla juga fokus buat belajar serta menjajaki kompetisi- kompetisi itu.

Walaupun diakui, terdapat banyak ajuan buat tampak di tempat hiburan malam sehabis beliau memenangi beberapa pertandingan itu.

Tidak cuma stigma minus seseorang DJ, Qilla pula mau membuktikan, dirinya yang notabene berawal dari ceruk dusun, jauh dari ingar bingar perkotaan, sanggup memahat hasil dari nada ini.

Sebaris hasil yang sempat diraihnya, di antara lain Pemenang 1 Pioneer DJ Indonesia Crative Mix 2021, Pemenang 1 Nasional Minggu Anak muda Nasional 2020, Pemenang 1 Jogja Hari libur Pergelaran 2020, serta Pemenang 1 Indonesian Disc Jockey Championsip Club Mix 2019.

” Terdapat kakak kategori yang bilang, Kalian itu orang dusun, kenapa mainnya DJ, enggak sesuai,” cerita siswi kategori IX- A SMP Negara 1 Paku itu.

Anak muda yang mengidolakan DJ Winky Wiryawan serta Weird Genius itu berlega hati kesenangannya pada nada DJ seluruhnya menemukan sokongan kedua ibu dan bapaknya.

Diawali semenjak umur 7 tahun, beliau menemukan permisi buat bimbingan drum sehabis memandang si papa main drum.

Bersinambung pada 2018, beliau memohon diperbolehkan buat berlatih nada DJ dengan guru eksklusif di Yogyakarta.

Anak muda kelahiran Palangkaraya, 14 Januari 2007, itu mulai mencintai nada DJ dikala mengikuti nada tipe ini di radio mobil bapaknya.

” Senang aja, kenapa istimewa, beda dengan tipe nada yang lain,” kata Qilla yang bercita- cita jadi psikolog itu.

Bukan cuma ahli memainkan controler nada DJ, Qilla pula mempunyai keahlian bunyi dan menulis lagu.

Salah satu ciptaannya, lagu mengenai darmawisata alam Telomoyo yang telah menemukan penghargaan warga di channel YouTube pribadinya.

Sedangkan itu, papa Aqilla, Agus Ajaran, berterus terang serupa sekali tidak berpikir buah hatinya itu memilah nada DJ dibandingkan nada yang lain.

Terlebih, stigma kurang baik yang sama dengan nada ini sedang menempel di warga.

” Awal mulanya dengar di radio mobil cocok jalur, Kenapa musiknya abnormal, tetapi asik namanya apa, Yah? Lagu yang di- produce serupa DJ, aku bilang gitu. Enggak ketahui, seketika ia ngulik cari ketahui pertanyaan DJ lalu memohon dicarikan tempat bimbingan DJ,” ceritanya.

Memandang bersemangat buah hatinya, Agus juga mencarikan guru bimbingan DJ.

Hingga saat ini Aqilla giat belajar dengan gurunya di sanggar nada di Yogyakarta sebesar 2 kali seminggu.

Beliau pula membelikan perlengkapan nada itu supaya dapat belajar di rumahnya.

Kepala sekolah tempat Qilla berlatih, ucap Agus, senantiasa menekankan supaya fokus saja pada kompetisi- kompetisi sebab umurnya sedang sangat dini buat tampak di tempat hiburan.

” Ini jika tidak biarin aja lambat- laun arahnya hendak ke klub. Sebaliknya ia sedang kecil, kesimpulannya aku bilang ke Qilla serta pelatihnya supaya fokusnya di pertandingan aja,” ucapnya.

” Kesimpulannya masing- masing terdapat pertandingan pokoknya turut, hingga Jakarta turut dahulu, berhasil takluk enggak harus dipikirkan, yang berarti turut dahulu,” ekstra gembala ayam itu.

Andaikan tampak, tutur Agus, Qilla cuma ingin menyambut ajuan bila kegiatan itu diselenggarakan di tempat terbuka serta tidak hingga tengah malam.

Sepanjang ini, hasil yang sangat berkesan merupakan Pemenang 1 Nasional Minggu Anak muda Nasional 2020 jenis DJ yang diselenggarakan Kemenpora RI.

Pertandingan ini diselenggarakan dengan cara virtual sebab sedang endemi Covid- 19.

Pesertanya puluhan DJ handal dari Bali, Sumatera, Jakarta, Yogyakarta, Jateng, Jabar, serta Jatim.

” Dari pertandingan itu, Aqilla jadi partisipan paling muda serta Pemenang 1. Pasti kita besar hati. Dikala ini kita sedang menunggu berita dari adu DJ tingkatan ASEAN yang pula diiringi Aqilla,” ucapnya seraya berkata kalau angan- angan Aqilla mau turut pertandingan DJ global.

Tidak hanya itu, si papa pula mengamanatkan pada Aqilla supaya tidak melalaikan pembelajaran buat menciptakan cita- citanya jadi seseorang psikolog.

Andaikan sedang mau tampak serta berkompetisi, cuma hingga Aqilla berumur 18 tahun.

” Berikutnya Qilla jadi produser saja, membuat buatan,” ucapnya.